Mengenal Alor Selatan Dari Masa ke masa
Alor selatan adalah bekas swaparaja atau kerajaan BATULOLONG. Bekas swaparaja BATULOLONG kemudia dilembur menjadi kecamatan alor selatan, dengan ibu kota kecematanya berada di APUI.
![]() |
| Pusat kecamata Alor selatan, Apui. |
Wilaya swapajara atau kerajaan BATULOLONG. Meliputi 1 kapitan atau distrik yang membawa 10 ketamukunan dan raja-raja yang memimpin kerajan BATULOLONG. Yaitu :
1. Karimaley Gapada
2. Kasper Awengkari
3. Kamusi Aweng
4. Fredik Alfonsus Karimaley
5. Resibera
6. welhelmus Awengkari
7. Bastian Laubela
8. Laurens Karimaley
Kapitan distrik kiraman, kepalah kapitan kiraman adalah chirtofel Laubela. Dan 10 ketamukuna yaitu :
1. Siboboy
2. Sidabuy
3. Silaipui
4. Kuneman
5. Maikawada
6. Tafuikadeli
7. Manimuwatik
8. Katang
9. Pelman
10. Gatoka
Tercata ada 10 toko masarakat yang memperjuangkan lahirnya kecematan Alor Selatan. Yaitu :
1. Z sarimata
2. Aleksander Langkameng
3. Benyamin Maima
4. Hans Jhosepus Maleimakuni
5. Salmon s Salmai
6. J. Maleimakuni
7. Matias Awengkari
8. M. Laukuang
9. Bastian A. Laubela
10. Paulus Letmai Pulek
Dan sekarang kecamatan Alor Selatan, membawa 1 kelurahan dengan 13 Desa (+ 1 Desa persiapan )
1. Kel. Kelaisi tengah
2. Desa Padang Alang
3. Desa Kuneman
4. Desa Silaipui
5. Desa Manmas
6. Desa Sidabuy
7. Desa kelaisi Barat
8. Desa Lella
9. Desa kiraman
10. Desa maikang
11. Desa Maipea
12. Desa kelaisi tengah
13. Desa Sibo
14. Desa kelaisi barat
15. Satu Desa persiapan yaitu, Kuneman Barat.
perlu kita ketahui bersama, Camat dari masa ke masa, yang perna memimpin Kecamatan Alor selatan.
Yaitu :
1. Ignatius. N Lakahing.
2. Agus Tinus kolbani
3. Hedrik Simson Adang
4. Matias Belli, BA
5. Lambertus Ambros Laata, BA
6. Marthinus. M. Selly, BBA
7. Hedrik Simson Adang.
8. Drs. Alek. A. Mosa.
9. Edison Duka, BA.
10.Trince Mabilehi, SH.
11. Ir. Thoni Laumal
12. Jhony Brunsen, s.sos.
13. Martin G. Maubeka, SH
14. Imanual Saldeng. SH
Mengenal kecematan Alor Selatan dari masa ke masa. Sehingga kita jang melupakan sejara terbentunya Kecamatan Alor selatan. dan perlu kita wariskan dari masa ke masa, supaya kelak anak cucu kita jang melupakan itu.
Karna bukan kita sapa lagi, dan kalou bukan sekarang kapan lagi. Mari kita menggali budaya-budaya kita dan sejara kita untuk Mempromosikan dan memperkelkan kepada banyak orang.

Komentar
Posting Komentar